Archive for June, 2008

29
Jun
08

Bedah Majalah : Hai no.22/XXXII Edisi Khusus Film : Ultimate Super Heroes!

Mengapa tiba-tiba gw membahas majalah dalam halaman ini? Karena sesuai dengan tujuan dibuatnya halaman ini yang membahas tentang film dan musik. Hai selama ini terkenal di kalangan remaja untuk berita musiknya, dari memperkenalkan artis/band baru, sampai liputan konser yang menjadi andalan mereka karena sering sekali mereka turun langsung ke lapangan untuk meliput. Kedua, karena Hai juga kerap kali membahas film, dan Hai no 22 ini kebetulan membahas film Superhero, jadi gw melakukan hal yang benar disini untuk membahas isi majalah, karena masih berhubungan dengan film dan musik.

Baik, langsung saja pembahasan dimulai. Mungkin pertanyaan pertama di benak kamu, kenapa gw sampai membahas majalah ini?. Pertama, ini majalah kesukaan gw. Kedua, Ini pertama kalinya gw kecewa karena Hai melakukan kesalahan yang beberapa sangat fatal, terutama dalam penyuguhan informasi dan fakta-fakta yang sebagian terlihat asal tulis tanpa didasari informasi yang benar.

Membuka halaman index, kolom editorial, terdapat satu kesalahan kecil yang masih dapat diterima. Penulisan artikel Lois Lane di tulis “The World Don’t Need Superman”, padahal seharusnya “Why The World Doesn’t Need Superman”. Mungkin dua kalimat tersebut terdengar sama, namun bila diartikan, akan sangat berbeda sekali artinya.

Selanjutnya ke halaman 6, artikel yang ditulis oleh Ryo. Ini benar-benar fatal karena dasar penulisan tidak dilandasi pencarian informasi yang benar. Di halaman itu ditulis tentang Iron Man :

” Robert Downey Jr. memang pas membintang film yang diangkat dari produk DC Comics itu.”

“Itu sebab DC segera memberi restu untuknya agar tampil lagi di Iron Man 2″

Baik, dimana letak kesalahannya? Ya benar, Iron Man adalah karakter buatan Marvel, bukan DC. Ini kesalahan fatal pertama.

Satu lagi kesalahan fatal dapat dilihat di halaman 19, artikel Hulk yang ditulis oleh Irvin. Dia menulis :

“Ross yang berhasil menemukan satu formula milik Bruce, ngga yakin kalo formula itu bisa membuat orang bertransformasi menjadi sosok mirip Hulk”

Ini adalah ketidak telitian seseorang saat membuat review film. Formula itu adalah Serum Super Soldier warisan seorang ilmuwan dalam perang dunia kedua, yang dipakai untuk menciptakan Captain America. Jelas sekali Bruce Banner belum lahir pada masa itu.

Lalu pada kolom : Fakta Menarik The Incerdible Hulk, Irvin menulis :

“Berbeda dengan Robert Downey, Stan Lee malahan gagal muncul di film ini. Pasalnya dia gagal terbang ke Toronto, untuk ikutan syutingnya.”

Pertanyaan gw adalah, sebenernya Irvin ini tahu tidak sih wajah Stan Lee seperti apa, dan ini di perparah dengan tulisannya yang menyebut Stan Lee gagal ikut pengambilan gambar, ini jelas ngawur dan asal tulis, karena jelas-jelas Stan Lee ada dalam adegan terdeteksinya korban karena terkontaminasi darah Bruce. Stan Lee diperlihatkan sedang mengambil jus dalam lemari pendingin lalu meminumnya.

Kesalahan fatal ketiga ada di halaman 21, artikel The Dark Knight yang lagi-lagi ditulis oleh Irvin. dihalaman itu dia menulis :

“Harvey berselisih pendapat. Perselisihan itu membuat Harvey berubah jadi tokoh jahat dengan nama The Penguin”

Pertama, nama asli The Penguin adalah, Oswald Chesterfield Cobblepot, dan kedua, Harvey Dent adalah nama asli Two-Face. Lagi-lagi kesalahan yang sama dibuat irvin, menulis sesuatu tanpa dasar informasi yang benar. Harvey Dent tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi The Penguin.

Sebuah ketidak telitian dari majalah yang lumayan punya nama di Indonesia, terutama di kalangan remaja. Mungkin ini bisa menjadi masukan buat hai untuk lebih teliti lagi dalam menyeleksi dan menghadirkan sebuah informasi. Karena bukan tidak mungkin hal ini akan berdampak pada kepercayaan pembaca. Dan untuk penulis, bila ingin menghadirkan sebuah informasi, ada baiknya mencari informasi yang benar, contohnya edisi Superhero ini, selain mencari informasi lewat internet, bisa dicoba untuk membaca-baca buku atau bertanya dulu kepada penggemar komik di Indonesia sebagai bahan masukan sebelum menulis berita, agar tidak lagi terulang penulisan pendapat pribadi yang terkadang bisa ngawur.

-Adjie-

28
Jun
08

L : Change The World

Tahun Rilis : 2008

Sutradara : Hideo Nakata

Pemain :

- Kenichi Matsuyama
- Narushi Fukuda
- Mayuko fukuda
- Shingo Tsurumi
- Youki Kudoh

Film yang sangat dinanti-nantikan oleh penggemar Death Note, yang menceritakan tentang L menghadapi satu kasus yang sangat berbahaya. Film yang mengambil setting 23 hari sebelum akhir cerita Death Note 2 ini merupakan sebuah Spin-Off, atau cerita lepas.

Ditengah-tengah penyelidikannya terhadap Kira, L mendapat kabar melalui Watari kalau rekannya, F meninggal dunia saat menjalani tugas yang berhubungan dengan suatu virus yang sangat berbahaya. Kasus ini membawa L masuk kedalam konflik antar sesama rekannya yang lain, K dan juga teroris yang hendak memakai virus tersebut untuk maksud jahat.

Sebagai cerita asli yang dibuat berdasarkan kisah Death Note, film ini lumayan berhasil. L yang biasanya digambarkan dengan nuansa kelam dan kebanyakan berada di dalam ruangan, kali ini ditunjukkan sebagai sosok manusia yang bisa kalah juga. L di film ini juga sering kali berada di luar ruangan, seperti taman contohnya.

Akhir cerita juga sangat indah dan menyentuh. Gw tidak akan menjelaskan apa yang terjadi, namun yang pasti, penggemar Death Note akan merasakan ketukan yang lumayan menusuk saat menyaksikan adegan yang menurut gw sangat bagus tersebut.

-Adjie-

27
Jun
08

Wanted

Tahun Rilis : 2008

Sutradara : Timur Bekmambetov

Pemain :

- James McAvoy
- Angelina Jolie
- Morgan Freeman

Wesley Gibson cuma manager akuntan biasa sampai suatu hari dia bertemu seorang perempuan bernama Fox. Belum hilang herannya saat Fox mengatakan bahwa ayahnya baru saja meninggal kemarin, Wesley harus menyelamatkan dirinya dari adu peluru antara Fox dan Cross yang tiba-tiba muncul.

Saat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, Wesley berniat untuk membalaskan dendam atas kematian ayahnya. Bergabung dengan The Fraternity, sebuah organisasi pembunuh yang bertindak atas dasar takdir, Wesley memasuki dunia yang tidak pernah sekali pun terpikir dalam benaknya. Disinilah Wesley mendapatkan bimbingan untuk menjadi seorang penembak yang jitu.

Menyaksikan film ini serasa berada dalam kemudi putar yang tentu saja seru. Penonton dimanjakan dengan adegan-adegan yang walau tidak masuk akal, namun berhasil mempersembahkan sesuatu yang bagus secara visual.

Diangkat dari komik berjudul sama yang ditulis oleh Mark Millar, film ini mencoba untuk menyuguhkan sesuatu yang terlihat lebih realistis. markas The Fraternity yang terlihat canggih dan modern diubah menjadi pabrik tekstil tradisional, juga penghilangan unsur kostum yang sangat kental di komiknya. Di film ini, semua karakter memakai baju normal yang biasa dipakai sehari-hari.

Buat pencari hiburan adrenalin, ini film yang tepat untuk anda.

-Adjie-

24
Jun
08

Once

Tahun Rilis : 2007

Sutradara : John Carney

Pemain :

- Glen Hansard
- Markéta Irglová

Kesempatan hanya datang sekali, dan hidup juga hanya sekali, lalu apa yang harus kita lakukan agar hidup ini tidak sia-sia? Pertanyaan itu mungkin yang ada dibenak Guy saat mendapati kalau cintanya bertepuk sebelah tangan. Frustasi karena ditinggalkan oleh kekasih tidak membuat Guy menyerah. Dia terus hidup dengan harapan agar suatu saat bisa menyanyikan lagu-lagu ciptaannya di depan kekasihnya.

Sehari-hari di habiskan Guy dengan mengamen dipinggir jalan, sampai suatu saat dia bertemu Girl yang memberinya 10 Cent. Merasa kesal, Guy sempat mengeluarkan kata-kata sindiran. Girl yang ternyata seorang pianis akhirnya malah menjadi dekat dengan Guy.

Film dengan tema mengejar mimpi yang harus jadi koleksi untuk penggemar musik-musik independent. Dua tokoh utama yang tidak bernama dalam film ini digambarkan sebagai sosok “Guy” dan “Girl”.

Sebuah film yang bagus bukan dinilai dari seberapa besar budget dan terkenalnya sang sutradara, namun melalui penuturan cerita yang baik dan mampu mencuri perhatian penonton, dan John Carney berhasil melakukan itu. Sebuah film sederhana tentang kehidupan seorang pria yang ingin mengejar mimpinya untuk rekaman di London, seorang ibu yang berjuang untuk menghidupi anaknya, dan lagu-lagu indah yang tercipta dari rasa sakit yang dalam. Sesuatu hal yang sangat menarik untuk direnungkan.

-Adjie-

24
Jun
08

Once [Original Soundtrack]

Tahun Rilis : 2007

Genre : Indie/Akustik

Artis : Glen Hansard & Marketa Irglova

Santai, lembut, terkadang berisi makian, namun indah dan menarik simpati. Itu kira-kira perasaan yang tergambar saat mendengarkan lagu-lagu dalam album ini. Album yang merupakan Original Soundtrack untuk film “Once”.

Album dibuka dengan duet Glen dan Marketa yang berjudul “Falling Slowly”. Lagu dengan intro gitar yang manis dan suara Glen yang merdu, diiringi oleh suara Marketa yang turut membuat lagu ini indah. dibawakan dengan irama slow yang perlahan naik hingga mencapai klimaks. Yang keren tentu saja falsetto yang dasyat.

Dalam lagu “When Your Minds Made Up”, suasana berganti menjadi lebih semangat dengan sound drum yang mampu memotivasi. Ini benar-benar lagu untuk memacu motivasi. Kejar mimpimu dan lakukan apa yang kau anggap benar, begitu kira-kira pesan yang ada di lagu berirama sedikit folk ini.

Suasana sentimentil hadir dalam lagu “The Hill” yang dibawakan oleh Marketa dengan alunan piano yang diiringi oleh gesekan biola. Lagu yang sedih dan dapat membuat yang mendengarkan merasakan kesadihan karakter “Girl” dalam film ini.

Secara keseluruhan ini adalah album yang cukup layak untuk dikoleksi. Berbeda jauh dari hingar bingar musik yang sedang nge-tren sekarang ini. Cukup memberi suasana lain dan dua jempol dari gw.

-Adjie-

14
Jun
08

Soul’s Code

Tahun Produksi : 2008

Sutradara : Atsajun Sattakovit

Pemain :

- Premsini Rathanasopa,
- Nuttakorn Taewakul,
- Patiwat Ruengsri,
- Napat Bhunjongjit-pisan

Official Website : http://www.soul-codethemovie.com/

Menyaksikan film horor adalah kesenangan tersendiri bagi gw, dan film ini adalah salah satunya yang berhasil menarik minat gw.

Filmnya bercerita tentang penemuan mayat seorang perempuan muda yang diikat didalam sebuah kardus televisi. DSI yang menangani kasus ini mengutus detektif Khan untuk menyelidiki sekaligus mencari tahu siapa pembunuh gadis tersebut. Detektif Khan dan timnya dibantu oleh Dr. Nicha yang bertugas sebagai petugas forensik.

Awalnya hanya ada satu tersangka yang mengarah pada kasus pembunuhan perempuan ini, namun seiring berjalannya penyelidikan, mulai muncul tersangka-tersangka baru yang semakin membuat kasus ini rumit, belum lagi keanehan-keanehan spiritual yang terjadi selama proses penyelidikan.

Film ini mencoba memadukan beberapa genre sekaligus, termasuk horor, action, misteri, dan thriller yang menurut gw lumayan berhasil. Akting beberapa pemainnya masih terlihat agak kaku dalam beberapa adegan namun ceritanya benar-benar di bangun dengan baik.

Penonton seakan sengaja dibuat untuk menebak-nebak siapa sebenarnya si pembunuh perempuan tersebut. Dan memang hasilnya agak sulit ditebak, dan benar-benar baru jelas menjelang menit-menit terakhir. Film yang cukup bagus.

-Adjie-

14
Jun
08

The Incredible Hulk

Tahun Rilis : 2008

Sutradara : Louis Leterrier

Pemain :

- Edward Norton,
- Liv Tyler,
- Tim Roth,
- Tim Blake Nelson,
- Ty Burrell

Berjalan santai menuju gedung bioskop dengan ekspektasi yang dibuat serendah mungkin. Duduk tenang menunggu film dimulai sampai akhirnya layar bioskop mulai menayangkan trailer-trailer film yang akan datang. Sesekali melongok ke arah bangku-bangku kosong sambil berfikir kalau ternyata penggemar Hulk tidak terlalu banyak.

Akhirnya film dimulai juga. Adegan pembuka benar-benar mengembalikan ingatan masa lalu saat film Incredible Hulk diputar di televisi. Dari mulai percobaan yang dilakukan oleh Bruce Banner, sampai kecelakaan yang menyebabkan dia harus lari untuk menghindarai General Ross yang hendak menggunakannya sebagai senjata perang.

Awalnya gw kira film ini tidak akan segitu bagusnya, ternyata gw salah. Cerita dibangun dengan baik. Pengembangan karakter juga lumayan diberikan penjelasan yang walau singkat, namun cukup dimengerti.

Secara jujur gw bilang kalau film ini memiliki adegan action yang jauh lebih baik dari film Hulk sebelumnya. Adalah kepuasan tersendiri buat gw menyaksikan pertarungan Hulk melawan Abomination. Benar-benar bagus dan cukup tegang. Dan kalau boleh jujur, lebih baik dari adegan pertarungan Iron Man melawan Iron Monger. Dan akting Edward Norton jauh lebih baik dari Eric Bana. Dia berhasil menggambarkan ekspresi-ekspresi Banner dengan baik.

Ada beberapa Trivia di film ini :

- Serum Super Soldier muncul seperti yang udah dikasih tau diawal2
- Proyek Super Soldier dimasa lalu sempet disinggung2
- Kemunculan Tony Stark yang bilang “Kami membentuk sebuah tim”
- Korban pertama “keracunan” radiasi Gamma dari darah Banner adalah Stan Lee
- Lou Ferigno nongol jadi satpam kampus

Satu lagi, tidak perlu menunggu sampai Credit selesai, karena tidak ada adegan-adegan tambahan.

-Adjie-

10
Jun
08

Lust, Caution [Se, Jie]

Tahun Rilis : 2007
Sutradara : Ang Lee
Pemain :
Tony Leung Chiu Wai, Tang Wei, Lee-Hom Wang, Joan Chen, Tou Chung-Hua, Chu Chih-Ying, Chin Ka Lok, Anupam Kher

Film ini berseting tahun 1942, saat Shanghai masih menjadi bayang2 pihak Jepang. Diceritain kalo ada sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam grup teater. Disetiap pertunjukannya, mereka selalu menyelipkan pesan2 perjuangan. Karena cintanya pada negara, mereka merencanakan suatu skenario untuk membunuh seorang kaki tangan Jepang bernama Tuan Yee. Mereka menganggap Tuan Yee sebagai pengkhianat bangsa.

Dalam skenario itu mereka mengutus seorang perempuan bernama Wong Chia Chi untuk menyamar sebagai Nyonya Mak, seorang isteri pengusaha ekspor-impor barang dari Shanghai. Wong Chia Chi harus mendekati Tuan Yee untuk mempelajari setiap gerak-geriknya.

Para mahasiswa ini gagal melancarkan aksinya, dan mereka harus kembali ke tempat asal mereka. 3 tahun kemudian, mereka bergabung kembali dengan kelompok mata2 dan mulai bekerja lebih profesional. Wong Chia Chi dipanggil kembali untuk melaksanakan bagiannya dalam misi ini. Awalnya semua berjalan baik, sampai akhirnya Wong Chia Chi jatuh cinta pada Tuan Yee. Berbagai konfik dari kedua belah pihak yang bertikai pun menjadi semakin tegang, belum lagi masalah batin dalam diri Wong Chia Chi.

Film ini berhasil meraih Golden Horse Awards sebagai Best Film, Best Director [Ang Lee], Best Actor [Tony Leung], Best New Performer [Tang Wei], Best Screenplay – Adapted [Hui Ling Wang and James Schamus], Best Makeup & Costume Design [Pan Lai], Best Original Score [Alexandre Desplat]. Film ini mengandung kontroversi karena beberapa adegannya yang terlalu vulgar dan kandungan politiknya yang sensitif, di China film ini kena sensor potong sebanyak 7 menit, di negara2 Asia lainya kena sensor potong selama 15 menit, di Taiwan dan Hong Kong sempat dilarang beredar, tapi kemudian tayang dengan banyak potongan dan diberi label kuning [film terbatas]

-Adjie-

07
Jun
08

The Doctors – 1st is Magic

Playlist musik gw bertambah dengan album pertama dari kuartet The Doctors. Tadinya gw kira mereka cuma band pop perempuan biasa seperti yang sudah-sudah, tapi harus gw akui kalo gw salah, mereka unik.

Album ini dibuka dengan lagu Terlanjur Mau yang langsung mengajak kita bergoyang, setidaknya cukup menggoyangkan kepala keatas dan kebawah. Irama rock’n roll yang kental dalam ketukan drum dan sound gitar yang garing dan tebal jadi kelebihan lagu ini. Entah kenapa lagu ini sangat pas sekali dipilih sebagai track pertama. Lagu selanjutnya, Tak Ada Waktu diawali dengan intro gitar yang langsung disambung dengan ketukan drum santai yang mengalun halus. Masih berirama rock’n roll namun dengan sound yang lebih modern. Mendengarkan lagu ini paling enak saat sedang dalam perjalanan dengan bus atau mobil pribadi ditengah kota, dalam keadaan tidak macet tentunya.

Selesai dengan rock’n roll, kita langsung dibawa dalam irama ballad yang agak nge-pop berjudul Menyesal. Lagu sedih yang sama sekali tidak cengeng dan malah terdengar sangat indah, membuat siapapun yang mendengarnya ikut terhanyut. Intro drum yang agak kering ditampilkan dalam lagu selanjutnya berjudul Song Of Goodbye yang berirama slow dengan sound synth yang dijadikan background lagu ini.

Akhirnya kita masuk ke lagu yang dijadikan single pertama album ini, Salah Siapa. Lagu berirama nakal yang lebih kearah kocak, kalau tidak mau dibilang jenaka. Benar-benar cocok dijadikan lagu jagoan karena mewakili keseluruhan sound dan musik yang yang ada di album ini, ada sedikit pop dan rock. Kata Joni yang menjadi lagu selanjutnya juga lumayan asik dalam hal musik, sayang memang, liriknya terlalu biasa dan cenderung norak.

Oke, lagi-lagi kita disuguhi dengan intro ketukan drum dalam lagu This Life yang agaknya mulai sedikit membuat pendengar bosan, tapi untungnya lagu ini dibuat beda dengan lirik berbahasa Inggris. Sedikit banyak membantu keragaman album ini.

Sepertinya gw salah, lagu selanjutnya, Langsung Party terdengar sangat norak, terutama liriknya yang sepertinya mau sok-sok gaul. Langsung saja kita skip ke lagu selanjutnya, Heran yang lagi-lagi menawarkan irama jenaka. Lumayan asik dan mengembalikan mood yang sempat hilang. Buat gw lagu ini unik banget, dan tepat kena sasaran.

Akhirnya album ini ditutup dengan lagu terakhir, Mati Rasa yang diaransemen dengan rapi dengan sound yang bersih. Secara keseluruhan gw salut sama mereka yang mencoba menawarkan sesuatu yang belum pernah gw dengar sebelumnya, terutama dari band-band perempuan Indonesia. Jadi, jangan menyerah, jalan kalian masih panjang.

-Adjie-




 

June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Twitter Page