Archive for July, 2008

30
Jul
08

Prisa – Prisa [Selftitled Album]

Album solo pertama perempuan asal Jakarta bernama lengkap Prisa Adinda Arini Rianzi. Untuk yang tidak tahu siapa itu Prisa, dia adalah seorang gitaris perempuan Indonesia yang menjadi salah satu anggota Gitaris.com. Pengalaman bermusiknya lumayan banyak, dari panggung ke panggung, bahkan sempat rekaman, antara lain dengan grup band J-Rocks. Pernah tergabung dalam band Zala, dan Dead Squad, lalu juga Morning Star. Prisa sepertinya memiliki cukup pengalaman untuk akhirnya dapat melepas album solo perdananya ini.

Album yang mungkin menjadi penantian para penggemar Prisa yang biasa menyaksikan permainan gitarnya di panggung. Ada yang cukup jelas berbeda di album ini. Bila sebagian penggemar musik underground yang biasa melihat Prisa bersama Zala atau Dead Squad, mungkin perbedaan ini terasa jelas sekali. Namun bagi yang mengikuti Prisa semenjak Morning Star, mungkin ini adalah penantian panjang mereka untuk dapat mendengar suara merdu Prisa.

Album ini menghadirkan 10 buah lagu yang lebih dominan berirama sedang dan pelan. Dibuka dengan lagu Bunuh Saja, yang lebih banyak menampilkan sound gitar akustik, lagu disambung dengan distorsi ringan. Album ini banyak mengumbar cinta. Sound-sound manis, dan ritme-ritme sedang. Bisa dibilang album ini terlalu pop untuk seorang yang lebih banyak dikenal sebagai rocker, dan kalau boleh dibilang, beberapa lagunya malah mengingatkan pada penyanyi Vanessa Carlton, baik dari beberapa irama dan cara bernyanyi.

Yang bisa dibilang nge-rock, mungkin ada pada lagu Muka Dua. Lagu yang menampilkan distorsi gitar yang agak berat, tapi cuma sebatas awal-awal lagu saja. Rahasiaku adalah lagu yang bisa gw rekomendasikan. lagu ini memiliki beat drum yang asik, sound gitar akustik dan elektrik yang di komposisi dengan baik.

Satu hal yang bikin gw kurang sreg ada di lagu Maafkan Saya Sus …. Sudah berapa kali nama Joni dipakai dalam sebuah lagu di Indonesia? /rif, Netral, The Doctors, dan beberapa lagi yang tidak perlu gw sebutkan disini pernah memakainya. Seakan-akan tidak ada nama lain yang bisa dipakai untuk sebuah lagu selain Joni. Ah, come on! Kalau meminjam istilah gaul, “Basi Banget Deh Ah!”

Secara keseluruhan, ini belum menjadi album terbaik, namum memiliki potensi untuk menjadi lebih baik. Dan untuk Prisa, akhirnya dia bisa menunjukkan warna aslinya disini. Well, you cannot judge a book from it’s cover. Penampilan luar kadang berbeda dengan yang ada di dalam hati.

-Adjie-

21
Jul
08

Garasi – Garasi II

Lumayan lama sejak album pertama Garasi keluar di pasaran, dan sudah terlalu lama pula para penggemar mereka menantikan hadirnya sebuah album baru dari band kesayaan mereka. Garasi, sebuah band beranggotakan 3 orang, Aiu Ratna, Fedi Nuril, dan Aries, yang dulu pernah mencoba menancapkan eksistensi mereka di dunia musik Indonesia melalui album perdana mereka, Garasi, kini kembali dengan album kedua yang diberi judul Garasi II.

Waktu yang lumayan lama membuat warna musik mereka seakan juga mengalami pengendapan yang lama. Mereka kini menghadirkan sound yang lebih baik dari sebelumnya. Terdengar lebih berisi, dan ramai. Suara bass lebih terdengar, dan ada penambahan sampling-sampling yang tampaknya akan mereka jadikan ciri khas musik mereka. Mencoba bereksperimen dengan beragam nuansa musik, mari kita bedah lagu-lagu di album kedua mereka.

Lagu pertama di album ini berjudul ”Lelah” yang awalnya terdengar ringan, namun lalu memasuki tempo yang lumayan cepat. Kembali pelan, dan naik lagi sampai akhir, seakan ingin menunjukkan klimaks, sampai akhirnya lagu diakhiri dengan suara yang menggambarkan kelelahan, sesuai dengan judul lagunya, dimana seseorang digambarkan begitu kecewa, marah, dan lalu merasa semua itu tidak ada gunanya untuk disesali dan biar saja lewat.

Selanjutnya, “Tak Ada Lagi” menjadi lagu kedua yang mereka hadirkan dalam album kedua ini. Sebuah lagu ringan bertempo sedang yang dibawakan dengan rapi. Berbeda dengan “Luna” , lagu ketiga yang diawali dengan intro gitar yang agak berat. Dan komposisi musik yang berbeda dari dua lagu sebelumnya. Sedikit mengingatkan dengan warna musik band asal Inggris, Muse. Distorsi, tom, dan simbal mendominasi lagu ini.

Perlahan tempo dibawa naik dengan hadirnya lagu keempat, ”Duakan Aku” yang berirama lebih ceria walau tema lagu dan distorsi ringan melekat sekali dilagu ini. Sampling mulai banyak digunakan dilagu ini, dan vokal Aiu terdengar lebih stabil. Komposisi lagu yang lumayan unik karena memadukan dua jenis gaya musik yang berbeda, sedikit drum punk, dan pop elektronik.

Suasana sedih berbau dendam ada di lagu ”Salam Untuk Dia” yang diawali dengan petikan gitar yang asik banget, santai. Vokal Aiu lagi-lagi terdengar menarik dan beda dengan lagu-lagu Garasi sebelumnya. Rapi, dengan intonasi naik turun yang stabil. Gw senang sekali dengan lagu ini. Aries juga turut membangun nuansa lagu ini dengan simbal-simbalnya yang berisik tapi asik.

Tensi agak turun saat “Ingin Kau Kembali” mulai mengalun. Lagu sederhana yang tidak terlalu ribet. Pelan dan terdengar lebih seperti harapan seseorang yang sedang galau. Aiu terdengar bernyanyi lebih merdu sambil diiringi solo gitar yang mengalun indah sebagai pelengkap keindahan lagu ini. Jauh sekali berbeda dengan ”Aggressive Trace” yang meluncur kemudian. Lagu ber-beat agak berat ini agak bernuansa padang pasir. Bass yang juga berat menemani distorsi gitar yang sepintas agak mengingatkan kita pada musik pengiring film Mortal Kombat. Suatu suguhan berbeda yang coba untuk dikenalkan oleh Garasi. Dengan sedikit slap bass dan yang sangat gw tunggu-tunggu, Screamo Aiu. Sudah lama rasanya ingin mendengarkan screamo yang walau sedikit, namun cukup membuat gw makin cinta sama band satu ini.

Sedih dan kesepian adalah hal pertama yang gw tangkap saat mendengarkan ”Full Moon”. Dibawakan dengan petiakan dan iringan gitar akustik. Sebuah curahan hati yang dibawakan dengan indah oleh Garasi, baru kemudian disambung dengan gebukan drum santai, dan akhirnya sampai pada klimaks yang lumayan menyentuh. Sebuah lagu indah yang berhasil memeluk emosi gw. Bila kau sedang seorang diri mendengarkan lagu ini, pasti kamu tahu apa maksud gw.

Sound berat lagi-lagi di geber dalam lagu “Posesif” yang sayangnya entah kenapa malah megingatkan gw sama lagu sebelumnya, Aggressive Trace. Ditambah scratching, lagu ini jadi terdengar agak lain, namun secara keseluruhan tidak ada bedanya dengan Aggresive Trace. Malah gw merasa ini masih bagian lagu yang sama dengan part berbeda. Atau kalau bisa dibilang sekuel.

Garasi mencoba menggabungkan sound Punk dengan sedikit metal dalam lagu “Nothing’s Gonna Last”. Jujur saja, gw lumayan kaget pas denger lagu ini. Double pedal Aries dan tempo ala Punkrock, sesuatu yang tidak gw harapkan sebelumnya dari mereka. Menggabungkan lirik berbahasa Indonesia dengan lirik Inggris, lagi-lagi suatu kejutan yang asli, benar-benar membuat gw terkejut.

Album ditutup dengan lagu ”Utsurona Kokoro” yang merupakan versi Jepang dari lagu Lelah. Sebuah kejutan lain yang mereka berikan.

Apa yang kira-kira ingin dibuktikan oleh Garasi dengan album kedua ini? Bukti bahwa mereka masih eksis di dunia musik Indonesia? Penyegaran dari segi musikalitas para personelnya? Atau Keseriusan dalam memenuhi janji pada penggemar yang telah lama menantikan kembalinya mereka? Apapun alasan dibalik semua itu, Album ini merupakan pembuktian bahwa mereka akan terus berusaha sebaik mungkin untuk memberikan yang terbaik.

-Adjie-

20
Jul
08

Burung Burung Kertas

Tahun Rilis : 2007

Sutradara :

- Susanto Widjaja,
- Dinna Jasanti,
- Cassius Handoyo

Pemain :

- Dewi Liyanto,
- Philip Lauda,
- Deddy Henuk,
- Fritz Loho,
- Cindy Gusmala Rusli

Seorang teman pernah berkata, jika lu melipat 1000 burung kertas, maka semua impian lu akan terkabul. Kira-kira pesan itulah yang ingin di tuturkan oleh sutradara film ini. Sebuah film karya anak bangsa yang mencoba untuk menuturkan cinta dari sudut pandang yang berbeda. Mengundang simpati, walau disajikan dengan sangat sederhana.

Ada Jingga yang sangat tergila-gila dengan seorang pria yang tinggal beberapa flat dari tempat tinggalnya. Mereka tinggal di lantai yang sama, namun tidak pernah sekalipun saling menyapa. Begitu cintanya Jingga terhadap pria itu, sampai-sampai dia rela belajar memasak dan secara diam-diam selalu menaruh kotak makan di depan pintu flatnya.

Siapakah Eros? Eros adalah seorang pemuda yang memendam cinta pada seorang perempuan, yang juga teman dekatnya. Eros rela melakukan apa saja untuk membahagiakan sahabatnya tersebut.

Lalu ada Rima, seorang perempuan yang menjalani hubungan jarak jauh dengan pacarnya, yang kini tinggal di Singapura. Rima tidak pernah sehari pun tidak memikirkan pacarnya. Hari-harinya selalu diisi dengan kemuraman karena merasa kesepian.

Tiga buah kisah yang dirangkum dalam satu film. Cukup menarik dan layak untuk di tonton. Apa yang dapat kamu lakukan bila kamu punya sedikit dana dan berniat untuk membuat sebuah film? Ya, benar. Buatlah cerita yang bagus walau sederhana. Prinsip ini yang mungkin digunakan oleh 3 orang sutradara muda berbakat ini. Sinematografi yang baik, editing yang baik, dan akting yang juga baik. Pantaslah film ini menyandang 2 buah penghargaan, Bali International Film Festival 2006 [Special Appreciation Award], dan Festival Film Pendek Konfiden 2006 [Official Selection - Segmen Jingga-]. Akhir kata, salut.

-Adjie-

20
Jul
08

VDO Clip

Tahun Rilis : 2007

Sutradara : Pakphum Wonjinda

Pemain :

- Ngamsiri Arsira-Lertsiri,
- Warot Pitakanonda,
- Nuttapong Tangkasam,
- Paopol Thephasdin,
- Sumonrat Wattanaselarat

Sebuah film Thailand yang diangkat dari isu yang beredar dimasyarakat. Akhir-akhir ini memang di Thailand sedang heboh masalah video-video porno amatir yang kerap beredah melalui telepon selular. Video-video semacam ini memang gampang ditemuin di situs-situs lokal Thailand.

Cerita filmnya sendiri menceritakan tentang seorang pemuda bernama Ken, yang bekerja di tempat penjualan telepon selular. Tempat kerjanya ini, juga menerima jasa perbaikan. Awalnya Ken dan teman-temannya hanya iseng mengumpulkan video-video amatir yang dicuri Ken dari telepon selular para pelanggannya. Namun karena uang, akhirnya mereka jadi komersil dan mengedarkan video-video tersebut melalui situs lokal, dimana setiap orang yang ingin melihat, harus membayar terlebih dahulu.

Suatu ketika, Mina, pacar Ken, menjadi salah satu korban. Ken yang berusaha mencari tahu pelakunya akhirnya harus menghadapi berbagai kejadian yang akhirnya mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.

Alur ceritanya ringan, dan cenderung mudah ditebak. Sejak pertengahan film, sebenarnya gw udah bisa nebak akhirnya seperti apa, cuma memang karena pembawaan filmnya lumayan menarik, jadi masih bisa menikmati. Seperti film-film Thailand sejenis pada umumnya, eksploitasi tubuh wanita benar-benar diumbar. Tidak jarang kita melihat lenggak-lenggok tubuh wanita yang menari mengikuti dentunam musik. Selebihnya, cukup baik, dan akting para pemainnya lumayan santai dan tidak terlalu kaku.

-Adjie-

17
Jul
08

The Dark Knight

Tahun Rilis : 2008

Sutradara : Christopher Nolan

Pemain :

- Christian Bale
- Michael Caine
- Heath Ledger
- Gary Oldman
- Aaron Eckhart
- Maggie Gyllenhaal
- Morgan Freeman

Film dibuka dengan perampokan bank kota Gotham oleh sekelompok kriminal bertopeng badut. Setelah para kriminal itu berselisih, akhirnya mereka sukses membawa hasil rampokannya.

Cerita berlanjut saat Batman dan Gordon bertemu untuk membicarakan penjahat baru kota Gotham yang sangat meresahkan yang menamakan dirinya Joker. Bruce Wayne, sebagai Batman mulai menyelidiki kasus ini dan menangkap orang-orang yang terlibat.

Harvey Dent yang dianggap sebagai pahlawan kota Gotham juga harus menghadapi berbagai masalah baik pribadi dan pekerjaannya. Di tempat lain, Bruce Wayne mulai hidup dengan flamboyan dan dikelilingi oleh perempuan-perempuan cantik.

Film Batman terbaik yang pernah gw tonton. Batman disini digambarkan menjadi agresif, emosional, dan brutal. Dan tokoh Joker dibuat sangat licik, sadis, kejam, dan penuh tipu muslihat. Dua karakter setengah gila bertemu dan saling berselisih. Bale dan Ledger benar-benar memainkan peran mereka dengan baik. Terutama Ledger yang berhasil membuat Joker menjadi tokoh yang sangat ditakuti di Gotham. Bayangkan saja, karena satu orang Joker, kota Gotham harus menghadapi kehancuran besar-besaran. Ledakan menjadi sesuatu yang sangat mudah ditemui di Gotham.

Sedikit saran untuk kamu yang ingin menyaksikan film ini, pergilah ke toilet terlebih dahulu, karena filmnya panjang dan kamu pasti tidak mau ketinggalan setiap bagian dari film ini.

-Adjie-

12
Jul
08

Harold And Kumar Escape From Guantanamo Bay

Tahun Rilis : 2008

Sutradara :

- Jon Hurwitz
- Hay Schlossberg

Pemain :

- Kal Penn
- John Cho

Oke “The Dynamic Duo” telah kembali dengan film kedua mereka. Saran gw, lupakan intro film ini yang gw yakin ngga mau kamu ingat-ingat sama sekali. Baik, langsung aja bahas filmnya. Masih menceritakan tentang Harold dan Kumar , teman sekamar yang selalu saja terlibat masalah. Dengan setting beberapa jam setelah film pertama, Mereka sedang bersiap-siap untuk pergi ke Amsterdam, mengejar perempuan pujaan Harold, Maria.

Masalah timbul saat mereka sudah berada didalam pesawat. Kumar ternyata membawa bong ciptaannya sendiri untuk dihisap di toilet pesawat. Tiba-tiba seorang ibu-ibu tua meneriakinya “teroris”, mendadak keadaan jadi kacau. Kumar mencoba menjelaskan kalau yang dipegangnya cuma bong, namun penumpang lain langsung berteriak “bom”, kontan paniklah seluruh penumpang pesawat.

Kisah super kocak pasangan Korea-India ini lebih menantang dari film pertamanya. Karena sekarang mereka dianggap teroris dan harus berurusan dengan pemerintah Amerika. Beberapa adegan konyol terlihat membosankan, tapi lumayan menghibur. saran gw, kalau mau menonton film ini, lebih baik ajak orang lain nonton bersama, karena gw jamin akan garing sekali kalau kamu nonton dan tertawa sendirian.

Isu terorisme, pemerintahan Amerika, dan rasisme banyak sekali diumbar di film kedua ini. Lebih banyak bersifat sindiran, tapi ya, lumayan kena juga.

-Adjie-

12
Jul
08

Shinku [Deep Red]

Tahun Rilis : 2005

Sutradara : Takashi Tsukinoki

Pemain :

- Rina Uchiyama,
- Fumiyo Kohinata,
- Asami Mizukawa,
- Maki Horikita

Cerita bermula saat Kanako Akiba sedang liburan musim panas dengan guru dan teman-temannya. Mendadak datang berita kalau seluruh anggota keluarganya mengalami kecelakaan. Akiba yang ditemani oleh gurunya, langsung menuju rumah sakit dimana keadaan sebenarnya sudah sangat terlambat. Akiba hanya tinggal sendiri sekarang, seluruh anggota keluarganya meninggal.

Cerita berlanjut, kako, seorang mahasiswi jurusan film bertemu dengan, Miho, seorang bertender yang selalu mendapat perlakuan buruk dari suaminya. Miho sering sekali terlihat luka dan memar karena dipukuli oleh suaminya. Perlahan, kako dan Miho menjadi teman dekat.

Lalu ada Norio Totsuka, yang harus menjalani hukuman mati karena perbuatannya, yaitu membunuh. Norio membunuh karena keadaan yang memaksanya, bukan karena dia jahat atau kejam.

Sebuah cerita sederhana yang dirangkum dengan baik dan teliti. Penonton akan dibuat kagum dengan akhir cerita yang disuguhkan. Plot yang menarik membuat kita penasaran akan akhir cerita ini. Gw merekomendasikan film ini. Sebuah kisah yang diangkat dari novel karya Nozawa Hisashi, yang ditemukan meninggal karena bunuh diri pada tahun 2004.

-Adjie-

12
Jul
08

Mutant Chronicles

Tahun Rilis : 2008

Sutradara : Simon Hunter

Pemain :

- Thomas Jane
- Ron Perlman
- Devon Aoki
- Benno Fürmann
- Sean Pertwee
- John Malkovich
- Anna Walton
- Luis Echegaray
- Tom Wu
- Steve Toussain

Menceritakan tentang bumi di masa lalu yang terancam oleh kehadiran makhluk asing yang mencoba untuk menguasai bumi. Teknologi yang jauh diatas kemampuan manusia bumi membuat para makhluk asing ini mampu membuat sebuah mesin yang dapat mengubah manusia menjadi mutant, yang nantinya akan melawan manusia dan menduduki muka bumi. Bertahun-tahun yang lalu, para pejuang bumi berhasil mengalahkan mereka dan menyegel mereka beserta mesinnnya jauh di perut bumi.

Pada abad ke 28, saat bumi hanya ditempati oleh 4 negara, Bauhaus, Mishima, Capitol, dan Imperial, perang berkecambuk dimana-mana. Sebuah ledakan membuka segel dimana mesin dan para mutant terkubur selama bertahun-tahun. Para mutant yang haus darah tersebut berhasil keluar dan mulai membunuh para manusia satu persatu, untuk menambah jumlah mereka dan menguasai bumi. Ke-4 negara bersatu, masing-masing mengutus 2 orang tentara terbaik mereka untuk membentuk satu tim yang bertugas untuk menutup kembali segel yang terbuka.

Film fantasi yang memadukan unsur fiksi ilmiah dan horor. Saat pertama menonton, gw teringat film Sky Captain, dan 300, karena setting dan background kebanyakan di buat dengan teknologi CGI. Film ini bernuansa suram dan kelam, sangat cocok dengan temannya. Tapi, entah kenapa, para mutant ini lebih terlihat seperti zombie dimata gw.

-Adjie-

10
Jul
08

Hellboy II : The Golden Army

Tahun Rilis : 2008

Sutradara : Guillermo del Toro

Pemain :

- Ron Perlman
- Doug Jones
- Selma Blair

Seakan belum puas dengan gempuran film superhero hasil adaptasi komik, gw memutuskan untuk nonton Hellboy. Film yang diangkat dari komik terbitan Dark Horse, dan merupakan sekuel dari Film Hellboy sebelumnya.

Film ini masih menceritakan tentang sepak terjang Bureau for Paranormal Research and Defense, atau biasa disingkat, BPRD, dalam menghadapi makhluk-makhluk supranatural yang mengancam kehidupan manusia.

Hellboy, atau biasa dipanggil Red, kini harus menghadapi ancaman yang lumayan serius, karena bila ancaman ini sampai terjadi, maka nasib manusia akan tamat. Dibantu oleh rekan-rekannya sesama agen BPRD, Hellboy harus menghadapi Pangeran Nuada yang berniat untuk membangkitkan Pasukan Emas, atau The Golden Army.

Sebuah suguhan yang lumayan menarik. Percampuran yang baik antara Action, Humour, Romance, dan Drama. Sesuatu yang jarang terjadi dalam dunia film, dan kalau pun ada, mungkin hasilnya tidak sebaik film ini. Ini ngga berlebihan, karena apa yang ditampilkan dalam film ini benar-benar bagus. Terutama dalam hal Special Effects. Soal cerita?, Jangan ditanya. Film jenis ini memang selalu lemah dalam hal cerita, namun sang sutradara dapat sedikit menutupinya dengan baik. Secara keseluruhan. Puas!

-Adjie-

06
Jul
08

The Happening

Tahun Rilis : 2008

Sutradara : M. Night Shyamalan

Pemain :

- Mark Wahlberg
- Zooey Deschanel
- John Leguizamo

Oke, mulai dari mana ya? Baik, pada suatu hari, di Amerika, terjadi keanehan. Orang-orang, tanpa sebab yang jelas mendadak melakukan aksi bunuh diri masal. Hal yang pertama kali diduga sebagai serangan teroris ini perlahan terus menyebar ke seluruh pesisir Amerika.

Tokoh sentral film ini adalah Elliot Moore, seorang guru Science. Bermaksud untuk mengungsi ke tampat yang lebih aman bersama isteri dan sahabatnya, Elliot malah terjebak dalam misteri yang tidak jelas asal-usulnya tersebut.

Pendapat gw, ini film lumayan juga. Akting Mark bisa dibilang natural, yang agak mengganggu hanya Zooey, yang terkadang terlihat kaku. Tapi keseluruhannya cukup baik. Masih belum bisa disebut sebagai film yang bagus, namun cukup berhasil membuat penonton bertanya-tanya apa yang akan terjadi. Poin minus film ini mungkin lebih banyak terletak pada apa dan darimana serangan misterius itu berasal, kenapa sampai dapat mempengaruhi cara kerja otak manusia?

Akhir kata, bila kamu berniat untuk mencari film-film ringan untuk mengisi waktu luang, lebih baik kamu lewati film ini, karena takutnya nanti, kamu malah akan mengerutkan kening saat menyaksikannya.

-Adjie-




 

July 2008
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Twitter Page

Recent Comments

outSIDers solo city on Superman Is Dead – Angel…
Restu Aji Siswanto on Blink-182 Kembali & Siap M…
agung puja kusuma on Blink-182 Kembali & Siap M…
Mario on Kerli – Love Is Dea…
chika on Lesbian Vampire Killers