Archive for December 14th, 2008

14
Dec
08

Resident Evil: Degeneration

poster_residentevil-degeneraiton

Tahun Rilis: 2008

Sutradara: Makoto Kamiya

Resident Evil, atau biasa dikenal dengan Biohazard di Jepang merupakan game action yang sangat populer dikalangan gamer. Pemain ditunjuk sebagai agen khusus yang harus berhadapan dengan zombie yang berasal dari manusia yang terinfeksi oleh virus. Game ini begitu populernya sampai-sampai Hollywood mengangkatnya ke layar lebar. Tiga film telah dirilis. Trilogi yang diperankan oleh Mila Jovovic tersebut sempat sukses namun menuai banyak sekali kritik karena banyak karakter idola para gamer yang tidak diperkenalkan dalam film. Untuk itulah, pihak capcom memutuskan untuk membuat satu film yang diharapkan dapat memuaskan keinginan para penggemar, sekaligus untuk menyambut game terbaru, Resident Evil 5 yang akan dirilis dalam waktu dekat.

Film animasi yang didukung oleh CGI ini menceritakan tentang masa tujuh tahun setelah insiden di Racoon City. Menampilkan dua karakter utama Leon S. Kennedy dan Claire Redfield. Diceritakan kalau ternyata selain T-Virus, ada lagi satu virus yang mematikan bernama G-Virus. Sebuah perusahaan besar bernama WilPharma yang dipercaya untuk mengembangkan vaksin bertanggung jawab untuk segala hal yang berhubungan dengan virus tersebut.

Bagi yang tidak pernah memainkan gamenya atau hanya menyaksikan trilogi Resident Evil mungkin akan bingung akan apa yang sebenarnya terjadi karena terus terang film ini berhubungan langsung dengan game dan memiliki timeline yang berbeda dengan trilogi Resident Evil. Untuk mengerti film ini, dibutuhkan pengetahuan yang cukup mengenai gamenya atau kamu akan tersesat dan tidak tahu apa cerita film ini.

Yang bagus dari film ini adalah animasinya. Pergerakan tiap karakter dan benda-benda disekelilingnnya sangat halus dan terlihat realistis. Sayangnya ini tidak didukung dengan penggambaran ekspresi tiap-tiap karakter. Wajah mereka terlihat kaku. Hal lain yang agak mengganjal adalah postur yang kadang terlihat berat sebelah, tangan yang terlalu panjang, dan bahu yang terlalu besar. Adegan seperti saat Angela memegang senapan mesin juga terlihat janggal dan kaku. Cara memegang senjatanya tidak terlihat natural. Selebihnya, film ini lumayan memuaskan. Cerita tidak terlalu rumit dan pemecahan misteri juga lumayan memuaskan. Yang jadi poin minus film ini mungkin adalah penjelasan yang kurang mendetail seperti dari mana datangnya para zombie dan kenapa tiba-tiba bisa mengacau didalam bandara. Memang ada satu orang yang bertanggung jawab untuk insiden ini, namun bagaimana dia melakukannya tidak dijelaskan secara detail. Untuk sekedar hiburan, film ini boleh dijadikan pilihan.

-Adjie-

14
Dec
08

The Day The Earth Stood Still

day-the-earth-stood-still-poster-0

Tahun Rilis: 2008

Sutradara: Scott Derrickson

Pemain: Keanu Reeves, Jennifer Connelly, Jaden Smith

Sebuah film fiksi ilmiah yang kembali hadir meramaikan bioskop dunia. Diangkat dari film berjudul sama buatan tahun 1951 yang disutradarai oleh Robert Wise, menceritakan tentang makhluk ruang angkasa yang biasa disebut Alien yang datang kebumi untuk menyelamatkan bumi. Sayangnya yang dimaksud dengan menyelamatkan bumi disini adalah memusnahkan spesies manusia yang sudah beratus-ratus tahun menduduki bumi.

Berawal dari datangnya sebuah bola misterius dari langit yang jatuh di pegunungan di India. Seorang pendaki gunung berusaha mencari tahu apa yang terjadi. Sesaat kemudian dia tak sadarkan diri setelah sebelumnya melakukan kontak langsung dengan bola cahaya misterius tersebut. Adegan berganti beberapa tahun kemudian, di tahun 2008 saat seorang astrobiologis bernama Helen Benson didatangi oleh sekelompok orang yang sepertinya bekerja untuk badan pertahanan negara. Helen bukan satu-satunya pakar yang diminta untuk datang. Ada beberapa lagi selain Helen. Setelah mereka saling bertanya satu sama lainnya, akhirnya jelaslah apa yang terjadi. Sebuah bola misterius raksasa sedang mendekati bumi dan akan menghantam bumi dalam waktu kurang dari satu hari. Bola misterius yang mereka kira akan menghancurkan bumi ternyata adalah sebuah media seperti pesawat luar angkasa yang mengangkut Alien bernama Klaatu dan robot raksasanya, Gort.

Untuk sebuah film remake, The Day The Earth Stood Still lumayan berhasil, terutama dalam hal efek spesial yang tentu saja jauh lebih baik dari film aslinya ditahun 1851. Garis besar cerita tidak dirubah, hanya saja tema yang diangkat diganti. Kalau dulu penyebab Klaatu datang karena adanya perang dingin di bumi, sekarang diganti menjadi isu nuklir yang menyebabkan bumi perlahan-lahan terpolusi. Klaatu mewakili bangsanya, ditugaskan untuk membersihkan bumi dari manusia dan menyelamatkannya dari polusi yangdi timbulkan oleh umat manusia.

Karena film ini ingin tetap berpegang pada cerita aslinya, beberapa adegan jadi terlihat klise dan membosankan bagi beberapa orang. Wajar saja, karena hal seperti ini sudah lumrah terjadi untuk film-film hasil remake. Yang menbuat film ini menarik tentu karena pemain dan suguhan efek spesial yang gila-gilaan. Selebihnya, biasa saja, malah bisa dibilang tidak menghadirkan sesuatu yang baru. Hal ini kembali menimbulkan pertanyaan yang terus akan terulang, ada apa dengan dunia perfilman Hollywood? Sudah habiskah penulis berbakat mereka sehingga penonton terus menerus disuguhi oleh film-film remake, adaptasi komik atau novel, dan tak jarang adaptasi dari video game dan serial TV? Kemana kreatifitas mereka? Memang sulit kalau uang sudah berbicara. Apa saja yang sudah lebih dulu dikenal orang banyak dan cepat mendatangkan keunguntungan menjadi pilihan utama.

-Adjie-




 

December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Twitter Page