Archive Page 2

13
May
09

Hello Schoolgirl [Sunjeong Manhwa]

Hello_Schoolgirl_film_poster

Tahun rilis: 2008

Sutradara: Ryu Jeong-ha

Pemain: Yoo Ji-tae, Lee Yeon-hee, Kang-in, Chae Jung-an

Korea tidak pernah berhenti memproduksi film drama romantis, seakan-akan ini telah menjadi ciri khas mereka. Film ini pun tidak jauh dari tema yang sama, hanya kali ini dibuat sedikit berbeda dari biasanya.

Film ini bercerita tentang Kwon Yeon-woo, seorang pegawai di kantor kelurahan yang baru saja pindah rumah. Sebagai pria yang telah berumur 30 tahun, Yeon-woo tergolong tidak beruntung. Hingga saat ini, dia belum menikah, bahkan calon isteripun belum ada. Cerita terbelah menjadi dua bagian saat karakter lain bernama Kang Sook diberi porsi yang hampir sama dengan Yeon-woo. Bedanya, Kang Sook adalah anak SMA yang baru lulus dan bekerja di kantor kelurahan yang sama dengan Yeon-woo. Kisah menjadi unik karena Yeon-woo yang berumur 30 tahun jatuh cinta kepada seorang siswi SMU 18 tahun bernama Soo-yeong dan Kang Sook menyukai seorang perempuan yang umurnya jauh lebih tua darinya.

Peralihan peradegan yang lambat kadang menimbulkan kebosanan saat mefilm nonton dan ada beberapa adegan yang terasa tidak perlu. Beberapa kelucuan berhasil memancing senyum. Pertengahan film merupakan bagian paling menarik karena disinilah hubungan cinta kedua pasangan diperlihatkan. Perbedaan usia tidak dapat menghalangi mereka untuk saling mencintai. Dan seperti yang diprediksikan, konflik mulai timbul menjelang akhir.

Akting para pemain terlihat natural namun dibeberapa adegan terlihat kurang ekspresif, terutama aktor Yo Ji-tae yang kerap kali terlihat datar tanpa ekspresi.

Kisah cinta beda usia sudah lumayan sering diangkat dalam film-film Korea, namun tetap saja film satu ini terlihat beda, walau tidak banyak. Secara keseluruhan film ini menghibur sekaligus menyentuh.

-Adjie-

13
May
09

Speedy Scandal [Gwasok Seukaendeul]

Speedy_Scandal_film_poster

Tahun rilis: 2008

Sutradara: Kang Hyeong-cheol

Pemain: Cha Tae-hyun, Park Bo-yeong, Hwang Seok-hyeon

Nam Hyeon-soo adalah mantan idola remaja yang kini bekerja sebagai penyiar radio. Karirnya menanjak dan hidupnya semakin mapan, ditambah lagi pacarnya yang juga presenter acara gosip terkenal di televisi. Gaya hidup Hyeong-soo begitu teratur dan serba mewah. Semua itu berubah saat suatu malam, seorang perempuan muda datang ke rumahnya dengan membawa anak kecil sembari mengaku kalau dia anaknya dan si bocah kecil adalah cucunya.

Seperti kebanyakan film-film Korea pada umumnya, berbagai kelucuan timbul sepanjang awal film menjelang pertengahan, lalu berubah melankolis menuju akhir. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah akting aktor cilik pendatang baru, Hwang Seok-hyeon yang berhasil memancing tawa karena kelucuannya. Aktingnya terlihat kaku dibeberapa bagian, namun selebihnya sangat baik dan natural. Sesuatu yang menimbulkan kesenangan tersendiri selama menonton. Interaksinya dengan aktor senior Cha Tae-hyun terbangun dengan baik. Mereka benar-benar menggambarkan hubungan kakek yang belum siap menjadi kakek dengan cucunya yang lugu.

Satu lagi yang berhasil menarik minat untuk menyaksikan film ini dari awal hingga akhir adalah hadirnya aktris Park Bo-yeong yang berperan sebagai anak Hyeong-soo, yang juga lumayan baru didunia perfilman Korea.

Hal yang bisa dipetik dari film ini adalah bagaimana cara menjalani hidup dengan baik walaupun masalah datang silih berganti. Manusia selalu maju kedepan, namun bayangan masa lalu selalu mengikuti mereka dibelakang. Segala perbuatan yang kita lakukan selalu ada konsekuensinya, tergantung bagaimana kita menyikapinya.

-Adjie-

09
May
09

The Midnight Meat Train

Midnight_meat_train_ver2

Tahun rilis: 2008

Sutradara: Ryuhei Kitamura

Pemain: Bradley Cooper, Leslie Bibb, Brooke Shields, Roger Bart, Ted Raimi, Peter Jacobson, Barbara Eve Harris, Tony Curran, Vinnie Jones

Pulang malam memang kadang mengundang bahaya. Banyak ancaman seperti ditodong, dipalak, dicopet, bahkan diperkosa, tapi bagaimana kalau ancaman yang datang lebih mengerikan seperti mutilasi? Sungguh ngeri membayangkannya. Leon adalah seorang fotografer yang sedang merintis karir. Pekerjaannya sehari-hari hanya berkeliling kota untuk mencari momen yang bagus dan mengabadikannya. Kegagalan yang datang dari seorang pemerhati seni terkenal memacu semangatnya untuk lebih berani dalam mengambil foto. Leon berhasil mengabadikan kejadian kriminal para preman terhadap seorang perempuan di stasiun kereta bawah tanah. Merasa senang telah melakukan hal baik, Leon memotret perempuan itu sebelum si perempuan masuk ke dalam gerbong kereta. Keesokan harinya, Leon membaca berita tentang hilangnya seorang model yang ternyata adalah perempuan yang ditolongnya semalam. Melapor kepada polisi tidak ada gunanya, akhirnya Leon menyelidiki sendiri kasus ini. Penyelidikan akhirnya mengarah pada seorang pria berjas abu-abu misterius yang selalu terlihat menenteng sebuah tas.

Tema film seperti ini memang bukan hal yang baru, sudah banyak yang mengangkat kisah mutilasi terhadap manusia. Berbagai gambar sadis dan kejam diperlihatkan dengan jelas. Hampir setengah film di isi dengan adegan berdarah. Nyawa manusia bagai tak berharga sama sekali, begitu mudahnya mereka di bantai dengan kejam. Untuk yang tidak tahan dengan adegan-adegan sadis, disarankan untuk tidak menonton film ini.

Twist yang dihadirkan lumayan membuat film ini terlihat berbeda dengan film-film sejenis, namun disayangkan, alur cerita begitu mudah ditebak. Akhir cerita terkuak jelas sejak pertengahan film berjalan sehingga tidak ada lagi unsur kejutan. Semua mengalir halus dan mudah diprediksi.

Akting Vinnie Jones sebagai sang pembantai patut diacungi jempol. Lebih-lebih dengan tatapan dinginnya yang membuat buku kuduk berdiri. Berhasil menimbulkan kengerian. Secara keseluruhan, film ini lumayan menghibur.

-Adjie-

07
May
09

Fanboys

fanboys_ver2

Tahun rilis: 2009

Sutradara: Kyle Newman

Pemain: Jay Baruchel, Dan Fogler, Sam Huntington, Chris Marquette, Kristen Bell

Dari judul harusnya sudah bisa ditebak apa yang menjadi tema film ini. Bercerita seputar sekelompok anak muda yang menggemari film Star Wars, terjadilah kisah petualangan yang akan menentukan arti persahabatan mereka.

Eric Bottler adalah satu-satunya yang  tersadar kalu menjadi fanboys adalah masa lalu, dia memutuskan untuk meninggalkan dunia itu dan melanjutkan hidupnya dengan alasan dia sudah berfikir dewasa. Sebuah pesta reuni mempertemukan ke-empat sahabat ini dan konflik dimulai saat Linus berselisih dengan Eric. Sebuah berita mengenai panyakit kanker yang diderita Linus membuat Eric merasa ini saatnya dia memberikan sesuatu yang tak ternilai untuk sahabat baiknya itu. Disusunlah sebuah rencana yang telah mereka susun semenjak SMA. Dari sini, petualangan dimulai.

Film ini bisa menjadi tontonan yang menarik kalau saja temanya general dan tidak terlalu segmented. Komedi yang lumayan menghadirkan senyum dan para pemain yang memang cocok untuk peran mereka masing-masing. Sayangnya, seperti yang sudah disinggung tadi, film ini terlalu segmented. Dengan kata lain, terlalu banyak joke-joke yang hanya dimengerti oleh penggemar Star Wars. Sepertinya sang sutradara berasumsi bahwa yang akan menonton filmnya sudah tahu tentang Star Wars atau setidaknya pernah menonton Star Wars.

Selain itu, banyak yang terjadi sebelum perilisan film. Film ini rencananya akan dirilis pada tahun 2007, namun diundur menjadi 2008 karena sang sutradara melakukan pengambilan gambar tambahan. Dan entah kenapa, baru pada Februari 2009 film ini dirilis ke pasaran secara resmi.

Banyak cameo di film ini, dan tentu saja mereka adalah orang-orang yang pernah terlibat dalam film Star Wars seperti Ray Park,  juga ada pemeran Captain Kirk dalam Star Trek.

Satu hal yang menarik adalah perang antara penggemar Star Wars dan Star Trek yang saling mengejek satu-sama lain. Sungguh kekanak-kanakan. Ini bisa menjadi gambaran bagaimana tingkah laku fanboys di Amerika pada umumnya.

Nilai tambah film ini tentu saja Kristen Bell yang dijadikan pemanis, terutama saat dia mengenakan kostum Princess Leia. Pemacu semangat para fanboys berbondong-bondong menuju bioskop.

-Adjie-

29
Apr
09

X-Men Origins: Wolverine

hr_posters_2

Tahun rilis: 2009

Sutradara: Gavin Hood

Pemain: Hugh Jackman,  Liev Schreiber, Danny Huston.

James Howlett adalah bocah yang sakit-sakitan, kondisi tubuhnya sudah lemah sejak lahir. Suatu malam dia harus menghadapi sebuah kenyataan yang pahit. Malam itu menjadi awal dari kisah hidupnya yang berliku. Bersama saudara sedarahnya, Victor Creed, James memutuskan untuk meninggalkan tempat kelahirannya sampai akhirnya bergabung dengan pihak militer Amerika. Di anugerahi darah mutant, James dan Victor dapat hidup lebih lama dari manusia normal. Berbagai perang dilalui sampai akhirnya sebuah insiden membuat mereka di bebas-tugaskan. Pejabat militer bernama William Stryker berhasil membujuk mereka untuk bergabung dengan tim mutant bentukannya. Bersama, mereka melaksanakan misi-misi rahasia. Karena berbeda sudut pandang, akhirnya James -yang sudah mengganti namanya menjadi Logan- meninggalkan tim. Enam tahun berlalu, satu-persatu anggota tim Stryker dibunuh. Logan yang tadinya tidak mau terlibat akhirnya menyetujui ajakan Stryker untuk mengubah tubuhnya menjadi senjata. Dengan tulang yang dilapisi Adamantium, Logan memakai codename baru: Wolverine dan hidupnya kini dipenuhi dendam.

Melihat plot diatas tentu menarik sekali, apalagi bagi penonton awam yang merasa ini lah asal muasal Wolverine. Ini lah latar belakang kisah salah salah satu tokoh komik Marvel yang terkenal. Lain bila anda pernah membaca komiknya. Berbagai kekecewaan mungkin mulai muncul saat pertama kali film ini dimulai. Perubahan dalam film memang kerap terjadi dan ini wajar, namun bila sampai merusak apa yang sudah ada, ini yang tidak bisa diterima. Dari awal film ini sudah ngawur dengan sengaja membuat James Howlett dan Victor Creed saudara sedarah.  Banyak karakter-karakter penting yang sengaja dihilangkan seperti Dog – teman masa kecil James-, Rose -cinta pertama James-, dan Smitty -atasan sekaligus figur pengganti ayah bagi James-. Banyak sekali perubahan-perubah yang justru membuat film ini semakin terlihat buruk.  Lebih diperparah lagi dengan dijadikannya Logan -tukang kebun keluarga Howlett yang kemudian identitasnya dipakai oleh James- sebagai ayah dari Victor Creed dan James Howlett.

Satu hal yang lebih mengecewakan lagi adalah munculnya Weapon XI. Andai saja Weapon XI bukan Wade Wilson. Andai saja Weapon XI tidak diberi codename: Deadpool, mungkin film ini bisa sedikit tertolong. 20th Fox memang punya reputasi buruk dalam dunia film. Deadpool adalah karakter unik dan memiliki karisma tersendiri dimata pembaca komik. Tokoh cerewet yang selalu bertingkah lucu, gila dan tidak mudah ditebak, tiba-tiba menjadi karakter bisu setengah mesin yang bergerak berdasarkan perintah dari komputer yang dikendalikan Stryker. Bagaimana mungkin tokoh yang memiliki julukan “Merc With A Mouth” dibuat tanpa mulut? Ini jelas sudah melenceng jauh dari yang seharusnya. Satu lagi kegagalan 20th Century Fox dalam mengadaptasi sebuah cerita.

-Adjie-

03
Apr
09

Final Fantasy VII: Advent Children Complete [Blu-Ray]

squeni16332711

Masih terkesima oleh keindahan grafik Final Fantasy VII: Advent Children beberapa tahun yang lalu? Persiapkan diri anda untuk mengulang keterkesimaan anda karena film tersebut akan dirilis ulang dalam paket Blu-Ray yang tentu saja akan menampilkan grafik yang jauh lebih tajam dari yang sebelumnya.

Blu-Ray yang rencananya akan dirilis pada tanggal 16 April 2009 seharga 5900 yen menampilkan beberapa fitur baru dan penambahan footage sepanjang 30 menit.

0227acc07

Selain itu, juga turut disertakan demo Final Fantasy XIII, trailer Final Fantasy Agito XIII, dan trailer Final Fantasy Versus XIII. Dan yang menarik adalah adanya bonus film animasi baru berjudul Final Fantasy VII: On the Way to a Smile – Episode: Denzel.

-Adjie-

Gambar: Famitsu

02
Apr
09

Fast & Furious

fast_and_furious_poster1

Tahun rilis: 2009

Sutradara: Justin Lin

Pemain: Vin Diesel, Paul Walker, Michelle Rodriguez, Jordana Brewster, John Ortiz, Laz Alonso, Gal Gadot

Adegan kejar-kejaran membuka film dan langsung memacu adrenalin. Mobil-mobil bermesin garang dipacu mengejar sebuah truk pengangkut bahan bakar. Sebuah kesalahan akhirnya membuat rencana yang tadinya matang menjadi berantakan. Nyali yang besar membuat Dom berbuat nekat yang malah akhirnya menyelamatkan nyawanya dan Letty.

Aksi tersebut dapat anda saksikan dalam film Fast & Furious yang merupakan film ke empat secara resmi, juga bisa dibilang film ketiga secara tidak resmi. Masih mengandalkan adu balap yang menegangkan, film ini mengambil seting lima tahun setelah film pertama dan kedua dan sekaligus menjadi prekuel untuk film ketiga, The Fast And The Furious: Tokyo Drift.

Adegan adu kecepatan digarap dengan baik dengan dukungan sinematografi yang indah. Pergerakan kamera tidak stabil dan lebih sering bergoyang, menyebabkan gambar banyak yang blur dan tidak fokus, namun itulah inti dari semua itu. Menambah ketegangan saat menonton. Didukung juga oleh sound effect yang baik dan deretan mobil-mobil keren, film ini adalah pilihan tepat bagi siapa saja yang menyukai balap dan adegan aksi.

Tidak banyak yang bisa dibeberkan dalam soal cerita karena seperti biasa, adegan-adegan klise yang selalu ada dalam film-film produksi Hollywood. FBI mengejar penjahat, bekerjasama dengan buronan sampai akhirnya menemukan jati dirinya yang sebenarnya. Sedikit banyak tidak jauh berbeda dengan film-film sebelumnya.

Sudah siap menyaksikan mobil-mobil keren saling adu kecepatan? Film ini dengan sendirinya akan menjawab pertanyaan tersebut.

-Adjie-

01
Apr
09

X-Men Origins: Wolverine Bocor Sebelum Tayang Dibioskop.

l458525df4177a8

Sebuah berita yang cukup mengejutkan datang hari ini. Film X-Men Origins: Wolverine produksi 20th Century Fox yang akan dirilis pada tanggal 30 April 2009 [Asia] dan 1 Mei 2009 [US] dikabarkan bocor sebelum waktu penayangan. Awalnya banyak yang berpendapat kalau hal ini merupakan lelucon April Mop yang sengaja disebarkan untuk bahan lucu-lucuan, namun ternyata kabar tersebut benar. Film yang masih mentah tersebut benar-benar telah bocor dan bisa di tonton atau di download di Internet.

The Daily Chapter telah mendapatkan kopi film yang bocor ini dan memang benar ini adalah film X-Men Origins: Wolverine yang akan tayang bulan depan. Beberapa situs film luar seperti Comingsoon dan Superherohype pun telah menkonfirmasi kebenaran berita tersebut. Adapun, mereka tidak menyediakan akses bagi yang berminat terhadap film ini karena bertentangan dengan hukum perfilman di US.

Tentang filmnya sendiri, kualitas gambar yang disajikan sangat bagus, setara dengan kualitas DVD-Rip. Namun jelas sekali terlihat kalau film ini masih mentah. Film memang kumplit dari awal sampai akhir lengkap dengan kredit di akhir film, namun animasi CGI masih terlihat kasar dan dalam beberapa adegan masih terlihat layar hijau beserta wire.

Permasalahan ini sedikit banyak akan mempengaruhi minat penonton untuk pergi ke bioskop dan menyaksikan film ini. Dan pihak yang dirugikan tentu saja 20th Century Fox.

-Adjie-

23
Mar
09

Meat Grinder [Cheuat Gon Chim]

meat-grinder_new-poster03

Tahun rilis: 2009

Sutradara: Tiwa Moeithaisong

Pemain: Mai Charoenpura, Rattanaballang Tohsawat, Duangta Tungkamanee

Apa yang ada dipikiran anda begitu melihat perempuan menyuapi bola mata kepada seseorang yang terlihat duduk tersiksa dihadapannya? Pikiran langsung terbayang akan film gory semacam Saw atau Hostel. Tidak sedikit pula yang berfikir ini film horor. Pendapat tersebut tidak sepenuhnya salah. Film ini memang slasher movie dan tentu saja efeknya dapat menimbulkan horor bagi yang menontonnya.

Dengan berlatar belakang 30 tahun yang lalu, saat terjadi insiden pembantaian mahasiswa Thammasat di Thailand, film ini berjalan pelan dan lebih banyak menghadirkan gambar-gambar bisu. bercerita tentang seorang perempuan penjual mie bakso yang ternyata memiliki rahasia dibalik resep baksonya. Dia menggunakan daging manusia. Terdengar menyeramkan memang, seorang perempuan tega memotong-motong tubuh manusia dan menjadikannya bakso untuk restoran mienya. Sebuah trauma masa lalu memaksanya berubah menjadi sosok gila yang misterius dan penyendiri.

Beberapa menit awal, film terlihat menarik dan mengundang ekspektasi. Namun, beberapa menit kemudian alur menjadi rancu dan film berubah membosankan. Ditambah lagi penggunaan background music yang malah merusak esensi cerita. Beberapa adegan bisu ditampilkan dengan datar, membuat penonton menunggu dan bertanya-tanya apa maksud sang sutradara menampilkan adegan tersebut. Penempatan adegan flashback yang cukup mengerutkan kening karena berantakan dan tidak adanya kejelasan timeline yang dipakai juga membuat penonton bingung.  Adegan-adegan tersebut terkesan loncat-loncat dan di letakkan dengan asal. Entah ini kesalahan editing atau memang sang sutradara ingin membuat film ini terkesan abstrak dan berseni.

Intinya, film ini mengangkat tema yang menarik namun dieksekusi dengan kurang baik. Bagi anda yang menyukai film-film sadis semacam ini, mungkin tidak masalah asal banyak adegan potong-memotong anggota tubuh didalamnya. Namun bagi anda yang sekedar mencari hiburan, film ini akan membuat anda malah sibuk bertanya-tanya. Pilihan ada pada anda.

-Adjie-

17
Mar
09

Dragonball Evolution

dragonball-evolution

Tahun rilis: 2009

Sutradara: James Wong

Pemain: Justin Chatwin, James Marsters, Jamie Chung, Emmy Rossum, Joon Park, Eriko Tamura, Randall Duk Kim, Texas Battle, Ernie Hudson, Chow Yun-Fat

Berawal dari Akira Toriyama menciptakan kisah yang akhirnya mendunia ini, Dragonball menceritakan perjalanan dan petualangan Son Goku, Alien yang dirawat dan dibesarkan oleh manusia. Ber-setting dunia fantasi, Dragonball berhasil menjadi komik terpopuler pada masanya. Lambat laun, pamor komik ini memuncak dan muncul berbagai jenis media lain yang turut mengangkat kisah perjalanan Son Goku seperti novel, film animasi, game, bahkan pernah diangkat ke layar lebar oleh rumah produksi Thailand. Amerika tidak mau ketinggalan, mereka turut mengangkat kisah terkenal ini ke layar lebar. Tidak perlu menunggu lama, tahun ini Dragonball bisa kita saksikan dilayar bioskop.

Banyak yang berpendapat kalau Dragonball adalah sebuah cerita yang tidak mungkin difilmkan. Pendapat ini ada benarnya karena pasti akan banyak perubahan yang terjadi. Fans Dragonball tidak akan setuju dengan hal ini. Kemajuan teknologi perfilman saat ini pasti mampu menghadirkan dunia Dragonball beserta elemen-elemen lain yang terdapat didalamnya, namun untuk membuat karakter-karakter dalam cerita ini hidup dan disukai adalah suatu hal yang sulit. 20th Century Fox nekat maju terus meski hujatan bertebaran di forum-forum diskusi. Terutama dari fans fanatik Dragonball. Banyak yang menolak produksi film ini dibatalkan setelah para pemainnya diumumkan. Fans dari penjuru dunia menumpahkan uneg-uneg mereka melalui forum-forum diskusi. Namun apa daya, Fox tetap dengan yakin akan memproduksi film ini.

Kekecewaan para fans terbukti setelah film dirilis. Beberapa elemen yang dirubah oleh Fox membuat kisah ini terasa aneh. Goku menjadi seorang pelajar SMA yang penyendiri dan menjadi bahan bully. Berbeda sekali dengan Goku aslinya yang ceria, lugu, dan penuh rasa ingin tahu. Goku di film ini dibuat menjadi sosok yang mendendam karena tidak bisa menggunakan kekuatannya untuk membalas perlakuan semena-mena yang didapatnya. Hollywood seperti tidak pernah merasa bersalah atas tindakan mereka mengacak-acak sebuah cerita yang sudah begitu lekat dan dikenal oleh banyak orang.

Hal positif yang bisa diambil dari film ini adalah penggunaan special effect yang bagus. Sedikit menghilangkan kebosanan dan terutama, kekecewaan saat menyaksikan film ini. Score dan BGM pun tak banyak membantu. Malah, beberapa mengingatkan kita pada score film Spider-Man dan Batman. Kesimpulannya, kalau anda termasuk penggemar Dragonball, adalah sebuah kesalahan menyaksikan film ini. Anda akan sibuk sendiri menimpali segala macam hal yang jauh diluar ekspektasi anda.

-Adjie-




 

November 2009
M T W T F S S
« Oct    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Twitter Page