Bedah Majalah : Hai no.22/XXXII Edisi Khusus Film : Ultimate Super Heroes!


Mengapa tiba-tiba gw membahas majalah dalam halaman ini? Karena sesuai dengan tujuan dibuatnya halaman ini yang membahas tentang film dan musik. Hai selama ini terkenal di kalangan remaja untuk berita musiknya, dari memperkenalkan artis/band baru, sampai liputan konser yang menjadi andalan mereka karena sering sekali mereka turun langsung ke lapangan untuk meliput. Kedua, karena Hai juga kerap kali membahas film, dan Hai no 22 ini kebetulan membahas film Superhero, jadi gw melakukan hal yang benar disini untuk membahas isi majalah, karena masih berhubungan dengan film dan musik.

Baik, langsung saja pembahasan dimulai. Mungkin pertanyaan pertama di benak kamu, kenapa gw sampai membahas majalah ini?. Pertama, ini majalah kesukaan gw. Kedua, Ini pertama kalinya gw kecewa karena Hai melakukan kesalahan yang beberapa sangat fatal, terutama dalam penyuguhan informasi dan fakta-fakta yang sebagian terlihat asal tulis tanpa didasari informasi yang benar.

Membuka halaman index, kolom editorial, terdapat satu kesalahan kecil yang masih dapat diterima. Penulisan artikel Lois Lane di tulis “The World Don’t Need Superman”, padahal seharusnya “Why The World Doesn’t Need Superman”. Mungkin dua kalimat tersebut terdengar sama, namun bila diartikan, akan sangat berbeda sekali artinya.

Selanjutnya ke halaman 6, artikel yang ditulis oleh Ryo. Ini benar-benar fatal karena dasar penulisan tidak dilandasi pencarian informasi yang benar. Di halaman itu ditulis tentang Iron Man :

” Robert Downey Jr. memang pas membintang film yang diangkat dari produk DC Comics itu.”

“Itu sebab DC segera memberi restu untuknya agar tampil lagi di Iron Man 2”

Baik, dimana letak kesalahannya? Ya benar, Iron Man adalah karakter buatan Marvel, bukan DC. Ini kesalahan fatal pertama.

Satu lagi kesalahan fatal dapat dilihat di halaman 19, artikel Hulk yang ditulis oleh Irvin. Dia menulis :

“Ross yang berhasil menemukan satu formula milik Bruce, ngga yakin kalo formula itu bisa membuat orang bertransformasi menjadi sosok mirip Hulk”

Ini adalah ketidak telitian seseorang saat membuat review film. Formula itu adalah Serum Super Soldier warisan seorang ilmuwan dalam perang dunia kedua, yang dipakai untuk menciptakan Captain America. Jelas sekali Bruce Banner belum lahir pada masa itu.

Lalu pada kolom : Fakta Menarik The Incerdible Hulk, Irvin menulis :

“Berbeda dengan Robert Downey, Stan Lee malahan gagal muncul di film ini. Pasalnya dia gagal terbang ke Toronto, untuk ikutan syutingnya.”

Pertanyaan gw adalah, sebenernya Irvin ini tahu tidak sih wajah Stan Lee seperti apa, dan ini di perparah dengan tulisannya yang menyebut Stan Lee gagal ikut pengambilan gambar, ini jelas ngawur dan asal tulis, karena jelas-jelas Stan Lee ada dalam adegan terdeteksinya korban karena terkontaminasi darah Bruce. Stan Lee diperlihatkan sedang mengambil jus dalam lemari pendingin lalu meminumnya.

Kesalahan fatal ketiga ada di halaman 21, artikel The Dark Knight yang lagi-lagi ditulis oleh Irvin. dihalaman itu dia menulis :

“Harvey berselisih pendapat. Perselisihan itu membuat Harvey berubah jadi tokoh jahat dengan nama The Penguin”

Pertama, nama asli The Penguin adalah, Oswald Chesterfield Cobblepot, dan kedua, Harvey Dent adalah nama asli Two-Face. Lagi-lagi kesalahan yang sama dibuat irvin, menulis sesuatu tanpa dasar informasi yang benar. Harvey Dent tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi The Penguin.

Sebuah ketidak telitian dari majalah yang lumayan punya nama di Indonesia, terutama di kalangan remaja. Mungkin ini bisa menjadi masukan buat hai untuk lebih teliti lagi dalam menyeleksi dan menghadirkan sebuah informasi. Karena bukan tidak mungkin hal ini akan berdampak pada kepercayaan pembaca. Dan untuk penulis, bila ingin menghadirkan sebuah informasi, ada baiknya mencari informasi yang benar, contohnya edisi Superhero ini, selain mencari informasi lewat internet, bisa dicoba untuk membaca-baca buku atau bertanya dulu kepada penggemar komik di Indonesia sebagai bahan masukan sebelum menulis berita, agar tidak lagi terulang penulisan pendapat pribadi yang terkadang bisa ngawur.

-Adjie-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s