Garden Party


garden_party_movie_poster-willa_holland

Tahun Rilis: 2008

Sutradara: Jason Freeland

Pemain: Vinessa Shaw, Willa Holland, Lisa Arturo, Jake Richardson, Jennifer Lawrence

Berusaha untuk mengejar impian dan cita-cita. Sebuah tema yang sudah banyak diangkat dalam berbagai macam film, namun yang satu ini tetap mendapat perhatian khusus karena memang cara penyampaiannya yang tepat. Menceritakan tentang Sammy,  seorang musisi putus sekolah yang menggelandang dan hanya bermodalkan sebuah gitar listrik yang selalu dibawa kemana-mana. Sammy cuma punya satu tujuan hidup, merekam lagu-lagu ciptaannya, untuk itulah dia selalu berpindah-pindah tempat dan kadang mengemis untuk mendapatkan uang agar dia bisa makan. Ada lagi April yang kabur dari rumah ayah angkatnya karena melihat gelagat tidak baik yang ditunjukkan sang ayah tiri. Lahir dari ibu yang pekerjaannya sebagai stripper, April sempat berfikir kalau jalan hidupnya tidak akan jauh dari ibunya. Menginap di rumah sepupunya yang lesbian, April mencoba untuk mencari pekerjaan sampai-sampai dia rela menjadi foto model bugil demi mendapatkan uang. Lain lagi kisah Nathan, seorang pemuda yang memiliki cita-cita untuk menjadi penari yang malah akhirnya berakhir dengan bekerja sebagai agen real estate. Bertiga, mereka memiliki impian yang berbeda namun berakhir dengan nasib yang sama. Akankah cahaya terang memberi mereka harapan?

Film ini memiliki basis cerita yang kuat dan diarahkan dengan baik oleh sang sutradara. Realita kehidupan yang benar-benar digambarkan dengan vulgar. Vulgar dalam artian blak-blakan dan apa adanya. Kesederhanaan yang justu membuat film ini bermakna. Para pemain yang kurang terkenal bukan berarti akting mereka pas-pasan. Mereka berhasil menunjukan kualitas akting mereka dengan baik. Memang tidak sempurna, namun terlihat alami dan tidak dibuat-buat.

Garden Party adalah sebutan bagi pesta kebun yang biasa dilakukan oleh anak-anak muda dan bahkan keluarga di Amerika. Biasanya mereka akan berkumpul-kumpul dan menikmati santapan daging panggang, hotdog, bir, dan sebagainya. Suasana kebersamaan itulah yang sepertinya hendak direalisasikan dalam film ini. Filmnya sendiri tidak berhubungan langsung dengan garden party, namun lebih kepada makna kebersamaan yang bisa dibilang saling membantu. Masing-masing karakter dalam cerita ini akan saling berinteraksi walau radinya mereka belum pernah mengenal satu sama lainnya. Takdir mempertemukan mereka dan akhirnya membuka mata mereka untuk kembali mengejar apa yang mereka cita-citakan sebelumnya. Ada satu karakter menarik bernama Todd yang menyia-nyiakan pacarnya hanya karena terobsesi oleh gambar dan film porno yang banyak bertebaran di internet. Todd tidak mengerti apa itu cinta, kesehariannya dihabiskan di depan komputer menjelajahi situs-situs porno tanpa sepengetahuan pacarnya dan bila ditanya jawabannya selalu sama, sedang melukis di studio. Suatu peristiwa mengenalkan Todd pada cinta yang telah menjadi obsesinya selama 10 tahun. Jawaban atas apa yang dicarinya selama ini.

Ada perasaan puas setelah menyaksikan film ini. Satu tontonan yang sayang kalau dilewatkan. Penasaran bagaimana para pencari mimpi ini mewujudkan cita-cita mereka? Tonton aja!

-Adjie-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s