Superman Is Dead – Angels and the Outsiders!


versi-demo-album-sid-yang-beredar1

Kembali semangat dan memandang hidup lebih positif. Kuatkan kebersamaan, Saling berpegangan tangan, maju bersama sambil melantunkan melodi yang seirama. Sudah lumayan lama sejak album Superman Is Dead terakhir dirilis. Tiga pemuda Bali yang penuh energi ini akhirnya kembali dengan album terbarunya “Angels and the Outsider” tahun 2009 ini. Dengan sound lebih matang dan lebih banyak lirik berbahasa Indonesia, sekali lagi mereka berjuang menunjukkan bahwa musik mereka belum mati. Lama berdiam diri bukan berarti mereka vakum dan kehabisan kreatifitas. Album ini menjadi bukti bahwa mereka masih konsisten dalam jalan yang mereka pilih. Semangat yang kembali membara dalam distorsi yang membakar dan ketukan drum yang menghentak diiringi lembutnya melodi bas.

Masih mengangkat kebersamaan dan ajakan untuk saling bahu membahu membela apa yang benar, pujian terhadap seseorang yang berarti dalam hidup mereka, asam garam hidup, dan kenakalan khas anak muda. Mereka tidak muda lagi dan umur semakin bertambah namun semangat yang tetap membakar membuat musik mereka terdengar muda. Nakal tapi tetap memandang hidup dengan positif, tidak melulu mabuk-mabukan. Semua ada waktunya antara bersenang-senang dan berfikir kedepan.

Dalam segi musikalitas terlihat sekali perkembangan yang terjadi pada musik mereka. Terdengar lebih rapi. Vokal Bobby terdengar lebih kalem dan tidak terlalu ngotot. Transisi antar lagu disusun dengan baik. Setiap lagu jadi memliki karakter masing-masing. Hal ini dibantu dengan lirik yang lebih berbobot. Beberapa melodi terdengar sangat nostalgia, terutama bagi yang mengikuti perkembangan mereka dari awal debut album major mereka.Sound-sound baru yang mewarnai tiap lagu sebagai filler lumayan berhasil memberikan nuansa baru pada musik mereka seperti irama rock n roll, suara gesekan senar gitar, beat-beat bossa, dan tentu saja rockabilly.

Beberapa lagu yang wajib di dengar antara lain: “Jika Kami Bersama” yang iramanya asik dan mengajak tubuh bergoyang. “Saint of My Life” yang romantis khas Superman Is Dead. “Luka Indonesia” yang berirama rockabilly. Renungan hidup dalam “The Days of a Father” , “Close To Fly Away”, dan “Memories of Rose” yang sedikit mengingatkan pada lagu “Kings, Queen & Poison” dalam album mereka terdahulu. Lalu “Twice In Paradise” yang jadi lagu penutup yang cantik. Penuh semangat.

-Adjie-

3 pemikiran pada “Superman Is Dead – Angels and the Outsiders!

  1. hey, ap kbar outSIDer di SOLO kota tercinta
    slm wat BOBBY COOL, EKA ROCK and bp.JERRINX
    aq dah lma buuuangettt nunggu sampean lh0o0o0o0o
    q harap S.I.D datang k solo lg, sperti kmar!n yg di stadion W.MALADI
    banyak comunitas lowriders yg menunggu
    slm wat outSIDer yg ad di seluruh indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s