Terminator Salvation


Terminator-salvation-poster

Tahun rilis: 2009

Sutradara: McG

Pemain: Christian Bale, Sam Worthington, Anton Yelchin, Moon Bloodgood, Bryce Dallas Howard, Common, Jadagrace Berry, Helena Bonham Carter

Tidak cukup dengan 3 film, Terminator masih terus berlanjut. Setelah serial TV The Sarah Connors Chronicle, kini dibuat film berjudul Terminator Salvation. Dibintangi oleh Christian Bale dan Sam Worthington, film arahan sutradara McG ini menceritakan kisah di masa depan saat bumi mulai menuju kehancuran dan Terminator-Terminator buatan Skynet terus menteror manusia sampai tujuan mereka tercapai.

Kisahnya dibuka pada tahun 2003 dimana seorang terpidana mati bernama Marcus yang tanpa tahu apa yang dilakukannya langsung menandatangani surat persetujuan untuk mendonasikan tubuhnya setelah hukuman dilaksanakan. Marcus kemudian terbangun kembali pada tahun 2018, masa di mana manusia berjuang untuk bertahan hidup melawan teror yang di timbulkan oleh mesin-mesin pembunuh. Film yang banyak menampilkan adegan aksi dan berbagai ledakan ini sangat lemah dalam cerita. Tidak ada hal menarik dan cenderung klise. Adapun kelemahan ini dapat sedikit ditutupi dengan kecanggihan teknologi visual yang ditampilkan.

terminator-salvation-580x324

Christian Bale yang seharusnya menjadi tokoh penting dalam film ini kalah pamor oleh kehadiran karakter Marcus yang diperankan oleh Sam Worthington. Aktor yang tadinya kurang dikenal ini berhasil mencuri perhatian. Di tambah lagi, karakter yang diperankannya lebih banyak di sorot. Satu lagi bintang cemerlang yang menonjol adalah Anton Yelchin yang berperan sebagai Klye Reese muda. Belum lama melihat penampilanya dalam Star Trek, Anton berhasil menunjukkan kebolehannya berakting. Masih belum cukup, hadir pula satu wajah yang sangat di kenal dalam dunia Terminator, disini peran CGI sangat besar dan terlihat nyata. Walau hanya sebentar, momen itu akan cukup membuat anda sedikit menahan nafas.  Terlebih lagi saat John Connor mengucapkan “I’ll be back”. Namun sayangnya momen ini tidak terlalu berkesan karena terlalu cepat dan kurang di dramatisir, entah sengaja untuk membawa nostalgia atau hanya dijadikan pemancing tawa penonton.

Selain lemahnya skrip, ada juga beberapa kejanggalan seperti pusat produksi Skynet yang masih menggunakan teknologi yang seharusnya digunakan manusia seperti kunci berdigit dan pemindai retina, serta teknologi touchscreen pada beberapa pintu. Ini aneh karena tempat tersebut seharusnya full machines, tidak ada manusia yang bekerja di tempat itu, semuanya dilakukan oleh mesin secara otomatis dan dengan teknologi sinyal wireless. Mereka dapat dengan mudah mengakses setiap ruang disana tanpa harus menekan digit atau memindai retina. Terlepas dari beberapa poin negatif, Terminator Salvation mampu membawa ketegangan lewat aksi-aksi seru manusia melawan mesin. Cocok sekali bagi anda yang tidak mau terlalu ambil pusing berfikir. Tinggal duduk dan nikmati.

-Adjie-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s