Kick-Ass


Tahun rilis: 2010

Sutradara: Matthew Vaughn

Pemain: Aaron Johnson, Christopher Mintz-Plasse, Chloë Grace Moretz, Nicolas Cage, Mark Strong

Superhero itu tidak ada. Seandainya ada orang yang berani keluar memberantas kejahatan dengan memakai kostum, tentu orang itu tidak akan bertahan sehari pun. Sebuah tanggapan pesimis yang di dapat Dave Lizewski saat dia bertanya pada sahabat-sahabatnya kenapa tidak ada orang yang berani bertindak sebagai superhero dan memberantas kejahatan. Suatu hal yang tidak masuk akal, namun bisa terwujud kalau ada niat, pikir Dave. Berbekal kostum yang dia beli lewat internet dan niat nekatnya untuk jadi jagoan, Dave turun ke jalan memberantas kejahatan. Hal baru dalam hidupnya, yang sudah pasti akan mengubah cara pandangnya tentang dunia superhero yang ada di benaknya.

Film yang sengaja di buat realistis. Diangkat dari komik delapan seri buatan Mark Millar dan John Romita. Film ini mencoba menggambarkan apa jadinya bila ada orang yang benar-benar turun ke jalan memberantas kejahatan dengan mengenakan kostum sebagai simbol jati dirinya. Sebuah hal konyol yang memang mungkin saja terjadi. Dave di gambarkan sebagai pengemar komik yang merasa hal itu sangat mungkin terjadi kalau ada kemauan yang kuat. Sayangnya apa yang sebenarnya ada di dunia nyata tidak se-heroik yang di bayangkan olehnya. Kenyataan lebih menyakitkan dari impian, itu faktanya.

Dengan kombinasi aktor dan aktris senior-junior, film ini menjadi suguhan yang menarik. Kualitas akting yang di perlihatkan pun tidak buruk. Bila di bandingkan dengan komiknya, tentu ada sedikit perbedaan dalam hal penceritaan dan penggambaran visualnya. Dalam film tidak di perlihatkan terlalu banyak kesadisan seperti halnya di komik. Memang ada beberapa adegan berdarah yang lumayan membuat ngeri, namun tidak di tampilkan secara vulgar.

Design kostum di buat dengan baik. Bila di bandingkan dengan kostum yang mereka pakai di komik, tentu versi film terlihat lebih baik. Namun jangan harap anda akan melihat kostum canggih seperti Batman atau Iron Man. Kostum yang di tampilkan terkesan lebih realistis, sesuai dengan tema film ini sendiri.

Yang disayangkan dari film ini adalah jatah Kick-Ass sendiri sebagai tokoh utama. Perkembangan karakternya dari awal hingga akhir memang terlihat jelas, namun aksi yang seharusnya dia tampilkan di curi seluruhnya oleh Hit-Girl. Kick-Ass memang tidak memiliki latar belakang beladiri atau latihan-latihan khusus untuk menjadi jagoan, namun setidaknya dia mendapat jatah aksi yang lebih baik. Film jadi seakan kehilangan arah. Garis besar cerita memang mengambil dari komik, tapi interpretasi penonton berubah saat menyaksikan filmnya. Untuk yang belum pernah membaca komiknya mungkin akan protes atau setidaknya bertanya-tanya kenapa Kick-Ass sebagai tokoh utama malah kalah keren dari Hit-Girl.

Dibalik segala kekurangan dan kelebihan yang ada, Kick-Ass tetaplah film popcorn. Sebuah hiburan yang di buat dengan tujuan fun. Cukup menghibur dan tidak mengecewakan. Kick-Ass, Kicked Ass!

-Adjie-

3 pemikiran pada “Kick-Ass

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s