Red Eagle (Insee Daeng)


Tahun rilis: 2010

Sutradara: Wisit Sasanatieng

Pemain: Ananda Everingham, Pornwut Sarasin, Wannasing Prasertkul, Yarinda Boonnak

Kecewa dengan sistem pemerintahan yang tidak membela rakyat, pejabat korup, tingginya tindakan kriminal, dan munculnya organisasi rahasia yang membelakangi itu semua membuat Rome, seorang pemuda mantan pasukan khusus memutuskan untuk memberantas kejahatan dengan caranya sendiri.Menamakan dirinya Insee Daeng (Elang Merah), Rome turun ke tempat-tempat dimana rawan tindak kejahatan untuk memberi pelajaran para kriminal. Tidak hanya itu, dia juga memburu para pejabat-pejabat yang korupsi.

Kisah diatas adalah plot utama film Insee Daeng (Elang Merah) produksi Thailand. Setelah dulu sempat hadir Mercury Man, kini satu lagi jagoan asli Thailand beraksi di layar lebar. Insee Daeng bukanlah jagoan baru bagi orang Thailand dan film ini merupakan remake dari film Insee Daeng lalu.

Sekali lagi Thailand membuktikan kalau film jagoan asli mereka bisa bersaing dengan jagoan-jagoan dari film barat. Insee Daeng menampilkan koreografi pertarungan yang indah. Beberapa tambahan CGI pun, lumayan bagus dan rapi. Dengan kostum sederhana serba hitam ditambah topeng merah berbentuk elang, Insee Daeng terlihat hebat sekaligus manusiawi. Sang sutradara ingin menunjukkan bahwa Insee Daeng juga manusia biasa yang bisa terluka, bukan jagoan super yang tahan peluru dan sabetan senjata tajam.

Insee Daeng menggabungkan unsur hero dengan beladiri yang untuk film kelas Asia merupakan unsur yang di unggulkan untuk film jenis ini. Antusiasme penonton Thailand terlihat dari penuhnya studio yang memutar film ini. Promosinya sendiri tidak main-main. Film ini beruntung mendapatkan sponsor-sponsor yang kuat. Salah satu alternatif tontonan karena  tahun ini perfilman Thailand di dominasi oleh film romantis dan film komedi jayus.

Satu hal yang mengecewakan dari film ini adalah terpotongnya cerita. Ya, film belum selesai, masih ada bagian kedua yang tayang tahun depan (2011). Sebuah kekecewaan karena tidak adanya pemberitahuan sebelumnya. Tidak pula di sebutkan dalam promosinya. Lebih kecewa lagi karena beberapa adegan dalam trailernya di ambil dari film kedua yang akan tayang tahun depan.

Dengan beberapa kekurangannya, Insee Daeng cukup memuaskan dalam hal action. Perlu dicatat, film ini berisi beberapa adegan sadis penuh kekerasan. Jadi sebaiknya anda tidak mengajak anak di bawah umur untuk menonton.

-Adjie-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s