Sucker Punch


Tahun rilis: 2011

Sutradara: Zack Snyder

Pemain: Emily Browning, Vanessa Hudgens, Abbie Cornish, Jamie Chung, Jena Malone

Seorang gadis remaja di kirim oleh bapak angkatnya ke rumah sakit jiwa karena secara tidak sengaja membunuh adik perempuannya demi menolong dari niat buruk si bapak angkat. Lalu kisah sedih dan kemalangan tetap melekat pada si gadis selama dia di rawat. Terdengar klise? Ya, entah sudah berapa film mengangkat tema serupa. Bagaimana membuat jalan cerita klise ini menjadi menarik? sutradara bernama Zack Snyder bisa menjawab pertanyaan ini dengan suguhan film terbarunya; Sucker Punch, film yang mencoba untuk menunjukkan sampai sejauh mana imaginasi dan khayalan dapat di kembangkan.

Buat pemerhati film khususnya penggemar Zack Snyder sudah pasti hafal dengan gaya penyutradaraan, sudut-sudut kamera, dan sinematografi yang sering dipakainya. Nyaris hanya sedikit sekali perbedaan antara film satu dengan lainnya. Ini hal yang bagus karena dengan begini, Zack berhasil menciptakan gayanya yang mudah dikenali oleh penggemar film. Jeleknya? Kalu terus seperti ini akan membuat bosan.

Sucker Punch adalah contoh cerita sederhana dan cenderung membosankan yang berhasil dikemas dengan menarik. Elemen-elemen dunia khayalan yang digabung dengan dunia nyata menimbulkan efek hiperbola yang justru membuat film ini lebih berkarakter. Penggambaran masing-masing dunia khayalan pun di sesuaikan dengan kostum masing-masing karakter utama. Dan belum cukup rasanya kalau ada sepasukan tim jagoan tanpa tokoh tutor atau orang bijak yang memberikan petunjuk dan nasihat sebelum mereka menjalankan misi. Ya, tentu saja Zack Snyder tidak lupa memasukkan tokoh ini dalam filmnya.

Tidak banyak drama yang ditampilkan, ceritapun sederhana. Film ini lebih mengandalkan sisi hiburan dengan banyaknya adegan aksi. Seperti film-film Zack Snyder sebelumnya, animasi grafik komputer begitu menonjol. Penggambaran dunia khayalan seluruhnya diciptakan secara digital.

Untuk akting, semuanya berhasil dibawakan dengan baik oleh masing-masing aktris. Emily Browning yang memerankan tokoh Baby Doll misalnya, sesuai namanya, ekspresi wajahnya selalu terlihat lucu, innocent, dan sedih. Selain tokoh utama, Jena Malone yang memerankan Rocket secara mengejutkan berhasil menjadi salah satu elemen kuat yang menjembatani hubungan antar karakter.

Secara visual, Sucker Punch memanjakan mata dengan kostum-kostum seksi dan CGI yang menawan, namun seperti film-film Zack Snyder sebelumnya semuanya cuma di maksudkan untuk hiburan semata, ringan dan kurang menggigit. Tidak jelek namun bukan tipe film yang bisa membuat penonton menontonnya berkali-kali.

Tertarik menonton film ala Alice In Wonderland atau Wizard of OZ versi aksi dengan banyak ledakan dan sabetan pedang? Silakan antri di loket bioskop di tempat anda untuk menonton Sucker Punch.

-Adjie-


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s